Selamat datang para brader di blog yang khusus mengulas tuntas tentang ikan cupang. Harapan kami semua tulisan ini bisa memberi manfaat untuk semua pecinta ikan cupang sekalian.

Dikesempatan kali ini saya mau membahas salah satu cara merawat burayak ikan cupang, ada banyak cara merawat burayak ikan cupang supaya banyak yang bertahan hidup dan tentunya cepat grooming.

Salah satunya kita akan memanfaatkan daun pisang kering untuk burayak ikan cupang. Cara ini sudah cukup lama saya praktekan, dan tentunya memotivasi saya memiliki keberanian untuk menulis dan berbagi pengalaman pada pecinta ikan cupang setanah air.

Manfaat Daun Pisang Kering Untuk kelangsungan hidup Burayak Cupang

Pembahasan kali ini sekali lagi saya jelaskan hanya untuk burayak ikan cupang yang baru pertama kali makan sampai usia satu bulan, bukan membahas manfaat daun pisang kering untuk ikan cupang yang dewasa. Karena inshaallah akan saya bahas di tulisan yang selanjutnya.

Banyak yang baru mengawinkan ikan cupang gagal di fase awal ini, yakni merawat burayak ikan cupang setelah menetas, karena kurangnya persiapan dan pengetahuan.

Padahal poin yang paling penting dalam budidaya ikan cupang adalah mempersiapkan qsupan makanan setelah burayak menetas.

Salah satu jenis pakan burayak ikan cupang yang paling disukai dan harus disiapkan paska burayak menetas adalah kutu air. Akan tetapi, banyak yang tidak percaya atau beranggapan kalau kutu air terlalu besar, dan tentunya burayak ikan cupang tidak akan bisa menelannya.

Dari alasan itulah saya sangat mengaskan bahwasanya yang tidak masuk di mulut burayak ikan cupang memang kutu air, tetapi yang masih induk.

Meski demikian, bukan anak-anak dari kutu air, saya kurang paham bagaimana kutu air berkembang biak, tetapi kebanyakan para pemain ikan cupang mengatakan kutu air itu berkembang dengan cara membelah diri.

Nah fungsi daun pisang kering inilah yang mengambil peran agar kutu air lebih cepat membelah diri yang nantinya akan bisa dimakan oleh burayak ikan cupang.

Bagaimana cara mengolah daun pisang kering untuk burayak ikan cupang, berikut penjelasannya.

Cara Mengolah Daun Pisang Kering Untuk Burayak Ikan Cupang

Mengolah daun pisang tidak seperti mengolah daun ketapang yang banyak dilakukan oleh kebanyakan pecinta ikan cupang, mengolah daun pisang kering ini tidak memerlukan cara yang rumit.

Setelah kita mengambil daun pisang kering, kita cukup mencucinya dengan bersih saja. Kemudian kita langsung memasukannya kedalam kolam pembesaran burayak ikan cupang.

Kapan waktu yang tepat untuk kita mempersiapkan daun pisang kering ini untuk burayak ikan cupang?

Ketika burayak ikan cupang sudah menetas dan masih berumur 1 hari, maka kita langsung siapkan kolam pembesaran yang sudah diendapkan semalaman, lalu masukan daun pisang kering.

Sedangkan untuk kutu airnya bisa langsung dimasukan atau tunggu daun pisang kering terendam selama sehari dulu. Setelah kutu air dimasukan maka dalam waktu 1-2 hari kutu air akan semakin banyak dan tentunya ukuran kutu air tersebut semakin kecil-kecil sekali atau halus.

Setelah burayak ikan cupang umur 4 hari, maka burayak kita pindahkan ke bak pembesaran yang sudah disiapkan daun pisang kering tadi, di umur 4 hari ini burayak ikan cupang mulai membutuhkan makanan dan mencari-cari makanan.

Dengan kolam pembesaran yang sudah terisi banyak kutu air yang berukuran sesuai mulut burayak, maka burayak ikan cupang akan langsung memangsa kutu air tersebut.

Selain itu, kita juga tidak perlu repot-repot untuk setiap hari memberi makan burayak, karena dengan pemberian daun pisang kering ini, kutu air akan tetap bertahan hingga 1 minggu lebih lamanya.

Akan tetapi, meskipun seperti disebutkan di atas manfaat daun pisang kering untuk burayak ikan cupang, mempunyai konsekuensi atau kekurangan.

Apa kekuranganya?

Pemberian daun pisang kering ini akan mengundang nyamuk untuk bertelur. Banyak sekali dari pecinta ikan cupang yang beranggapan bahwasanya jentik nyamuk atau cuk ini bisa mengganggu kelangsungan hidup burayak ikan cupang.

Meskipun masih a

asumsi, tidak ada salahnya untuk mengantisipasi supaya telur nyamuk tersebut jika menetas tidak mengganggu burayak ikan cupang.

Bagaimana caranya?

Caranya mudah, cukup dengan sertakan induk jantan ikan cupang kedalam kolam pembesaran, jadi induk jantan inilah yang nantinya akan memakan jentik nyamuk, dan kutu airnya yang memakan adalah burayaknya.

Selain mengundang nyamuk untuk bertelur, pemberian daun pisang kering ini juga akan memunculkan ulat-ulat kecil yang berwarna hitam.

Namun, Sejauh pengalaman saya menggunakan metode ini, ulat pisang tidak membahayakan kelangsungan hidup burayak ikan cupang.

Semoga bermanfaat ya brader breeder... see you...